
Lamuru, Bone — Siapa sangka, sekolah yang berdiri tenang di tengah pemukiman warga dan dikelilingi hamparan kebun jagung di Desa Turucinnae, Kecamatan Lamuru, justru menjelma menjadi salah satu pusat prestasi paling bersinar di Kabupaten Bone sepanjang tahun 2025. SMP Negeri 3 Lamuru, sekolah yang berada di desa paling ujung dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Soppeng ini, sukses menorehkan berbagai capaian membanggakan dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Sulasmi Rasyid, putra asli Lamuru kelahiran 1983 dan alumni Universitas Negeri Makassar tahun 2007, SMP Negeri 3 Lamuru melaju dengan semangat kolaborasi dan inovasi. Kepemimpinan yang membumi namun visioner ini menjadi penggerak utama tumbuhnya budaya berprestasi, berkarakter, dan peduli lingkungan.
Kinerja manajerial sekolah diperkuat oleh tim wakil kepala sekolah yang solid. Ibu Nurhayati Sompe selaku Wakasek Kurikulum memastikan pembelajaran berjalan adaptif dan bermakna, Ibu Nelmiana sebagai Wakasek Kesiswaan konsisten membina karakter dan potensi siswa, serta Ibu Sitti Hasmawati—akrab disapa Ibu Titi—sebagai Wakasek Humas yang aktif membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Sepanjang tahun 2025, prestasi demi prestasi berhasil diraih. Salah satu capaian paling membanggakan adalah berhasil menembus Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, sebuah pengakuan atas komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Selain itu, SMP Negeri 3 Lamuru juga dinobatkan sebagai sekolah dengan pelaksanaan Program Kokurikuler terbaik di Kabupaten Bone, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Di bidang olahraga dan kompetisi, siswa-siswi sekolah ini tampil gemilang. Mereka berhasil mewakili Kabupaten Bone dalam ajang Kompetisi Bulutangkis Piala Kemenpora di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Tak hanya itu, berbagai piala berhasil dibawa pulang dari ajang Kemah Bakti dan Lomba (KBL) PMI KSR Unit UNM di Makassar, menunjukkan kekuatan pembinaan karakter dan kepedulian sosial.
Prestasi olahraga pun tak kalah membanggakan: Juara Voli antar SMP se-Kecamatan Lamuru, Juara Bulutangkis antar SMP se-Kecamatan Lamuru, serta Juara Sepak Bola Mini antar SMP/MTs se-Wilayah Bone Barat, menjadi bukti bahwa siswa SMP Negeri 3 Lamuru unggul tidak hanya di kelas, tetapi juga di lapangan.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran para pembina dan pengelola kegiatan. Pramuka dibina oleh Irfan Salin, Ramandana, Ibu Nelmiana, dan Ibu Syafriani Nur; PMR oleh Ummul Chaeriani, Hj. Asmaerni, dan Ramli; seni dan kreativitas diasah oleh Ibu Afrianti Aasdar dan Ibu Sitti Hasmawati. Perpustakaan yang hidup dikelola oleh Ibu Selvia Mariana, laboratorium oleh Ibu Sarina Sulvi, UKS oleh Ibu Andi Yusnidar Novoanti, serta administrasi sekolah yang rapi ditangani oleh Pak Nopitri dan Pak Arfiansyah.
Kolaborasi menjadi kunci utama. Dukungan penuh datang dari seluruh ekosistem sekolah—siswa, guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, dan komite sekolah—serta orang tua siswa. Sinergi juga terjalin erat dengan Pemerintah Desa Turucinnae, Pemerintah Kecamatan Lamuru, Polsek Lamuru, Koramil Lamuru, hingga Puskesmas Lamuru dalam berbagai program dan kegiatan kolaboratif.
Salah satu agenda tahunan yang selalu dinanti dan kembali sukses digelar adalah Semarak Sumpah Pemuda 2025, yang tercatat sebagai kegiatan terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya di sekolah tersebut. Kegiatan ini menjadi simbol semangat persatuan, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda Lamuru.
Dengan sederet capaian tersebut, SMP Negeri 3 Lamuru membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi. Berlandaskan visi “ Religius, Cerdas, Berkarakter, dan Berwawasan Lingkungan”, sekolah ini terus melangkah mantap menatap masa depan.
Dari ujung desa, SMP Negeri 3 Lamuru kini berbicara lantang: prestasi bisa tumbuh di mana saja, selama semangat, kolaborasi, dan keikhlasan menjadi pondasinya.
